Artikel ini akan membahas terkait solusi jika file named.conf yang corrupt pada server cPanel baik pada VPS ataupun server disik.
File named.conf adalah file konfigurasi untuk nameserver BIND. Pada kondisi tertentu, file ini dapat mengalami kerusakan dan langkah-langkah berikut ini dapat dilakukan untuk mengembalikannya ke kondisi semula.
Berikut penjelasannya :
Login ke server sebagai user root
untuk melakukan hal ini anda diharuskan untuk login ke server sebagai root.
Pindahkan named.conf yang sudah ada
Jalankan perintah berikut untuk melakukan hal ini
mv /etc/named.conf /etc/named.conf.bakRebuild named.conf
Jalan kan perintah berikut pada server untuk me-rebuild file named.conf
/usr/local/cpanel/scripts/rebuilddnsconfigRestart named service
Jalankan command berikut untuk melakukan hal ini
/etc/init.d/named restartSetelah restart, maka server anda sudah memiliki file named.conf yang benar.
Akhir kata
Berikut adalah artikel dan tutorial terkait cara memperbaiki named.conf yang corrupt pada server cPanel. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para sobat Ant.
FAQ
Apa itu file named.conf?
named.conf adalah file konfigurasi utama untuk BIND (Berkeley Internet Name Domain), layanan DNS server yang digunakan pada banyak server termasuk cPanel.
Mengapa named.conf bisa corrupted?
File bisa corrupted karena kesalahan konfigurasi manual, kegagalan update sistem, crash server, atau konflik dengan layanan DNS lain.
Apa dampak jika named.conf corrupted?
DNS server tidak dapat berjalan normal, domain gagal resolve, dan website/email yang menggunakan server tersebut bisa tidak bisa diakses.
Bagaimana peran cPanel terhadap named.conf?
cPanel mengelola DNS record melalui WHM dan menyimpannya di named.conf, sehingga kerusakan pada file ini memengaruhi seluruh zona DNS yang ada.
Apakah named.conf bisa diperbaiki tanpa reinstall BIND?
Ya, biasanya cukup dengan merebuild konfigurasi DNS menggunakan tool bawaan cPanel atau mengganti dengan backup default dari sistem.
Bagaimana cara mencegah named.conf corrupted?
Gunakan pengaturan DNS melalui WHM/cPanel, hindari edit manual tanpa backup, lakukan update sistem dengan benar, dan simpan salinan backup konfigurasi DNS secara rutin.









