Archive

Perbedaan Antara Reseller Hosting Overselling Enable dan Non Overselling

Ada 2 (dua) jenis Tipe Resource Allocation pada Reseller Hosting, yaitu :

  1. NON Overselling
  2. Overselling Enable

Pertama kita bahas NON – OVERSELLING terlebih dahulu.

Paket Reseller Hosting yang mengijinkan pemakaian Disk Space berdasarkan Jumlah Space yang telah kamu tentukan melalui Package yang kamu buat di WHM.

Contohnya adalah ketika kamu membeli Paket Reseller Hosting dengan Disk Space 5000 MB ( 5 GB) kemudian kamu membuat 1 Paket, misal kita berikan nama Personal Hosting 500 MB pada paket NON Overselling ini, kita hanya bisa membuat : 10 Account Cpanel. Karena ketika kita create 1 Account dengan 500 MB, sisa disk kamu tersisa : 4500 MB , begitu seterusnya.

Sedangkan, OVERSELLING ENABLE.

Paket Reseller Hosting yang mengijinkan penggunaan Disk Space secara REAL USED. Disk Space yang benar-benar digunakan oleh per account cpanel .

Contohnya adalah jika kamu membeli paket reseller hosting dengan disk space 5000 MB ( 5GB ) kemudian kamu membuat 1 Paket, misal kita berikan nama Personal Hosting 500 MB, pada paket NON Overselling ini, kita hanya bisa membuat LEBIH DARI 10 Account Cpanel.

Loh kok bisa?

Bisa. Karena system tidak membaca by PACKAGE, melainkan jumlah disk space yang di gunakan yang sebenarnya.

Kalau kamu create 1 account 500 MB , jumlah total disk space kamu tetap 5000 MB, baru terpotong bila 1 account tersebut mulai menggunakan disk space nya misalkan install script, upload, dsb . Jadi acuan nya bukan package, melainkan penggunaan real nya dari masing-masing account.

Saran & Kesimpulannya adalah….

Paket Reseller merupakan paket paling favorite, karena di nilai sangat menguntungkan bagi Web Developer/ Hoster/blogger, karena bisa create account cpanel sebanyak-banyaknya. Kelemahan dari overselling enable ini, bila Provider Hosting kamu tidak memiliki perhitungan matang dan kalkulasi , akan menyebabkan server overload, jadi bila ingin paket reseller hosting overselling enable ini, pastikan provider hosting kamu memiliki reputasi yang baik.

Yuk Cek Paket Reseller di sini

Sumber : https://blog.atriumhosting.com/bedanya-reseller-hosting-overselling-enable-vs-non-overselling/

DirectAdmin – Tutorial membuat subdomain

Hallo Sobat Ant,

Untuk kali ini kami akan memberikan tutorial untuk membuat/menambahkan subdomain di DirectAdmin control panel. Berikut langkah-langkahnya :

  • Silahkan login ke panel DirectAdmin anda.
  • Pilih menu Subdomain Management yang berada di bagian Tools atau di Quick Menu.
  • Selanjutnya anda akan dialihkan ke halaman Manage Sub-Domains dimana anda akan melihat semua list subdomain yang dimiliki.
  • Silahkan diisi textbox Add Sub-Domain di bagian bawah lalu klik Create.
  • Subdomain yang anda buat akan langsung tampil di list subdomain dan sudah bisa digunakan.

Selamat mencoba !

Jika anda masih kesulitan silahkan hubungi kami.

Support Antmediahost

DirectAdmin – How To – Addon Domain

Hallo Sobat Ant,

Kali ini kita kasih tahu ni tutorial untuk menambahkan domain (Addon Domain) di hosting DirectAdmin. Simak ya!

  1. Silahkan login ke panel DirectAdmin dengan url yang sudah diinformasikan.
  2. Pilih menu Domain Setup yang ada di dalam tab menu Account Manager.
  3. Anda akan masuk ke halaman Domain Management yang berisi list domain yang sudah anda miliki. 
  4. Klik tombol Add New untuk menambahkan domain lain. Masukkan nama domain baru anda dan sesuaikan limit bandwith dan disk usage yang anda inginkan. Lalu klik Create.
  5. Proses Add-on Domain sudah selesai. Anda akan diarahkan kembali ke list domain yang anda miliki. Domain yang baru saja anda tambahkan sudah ada di list tersebut.

Nah, gimana? Mudah banget bukan ?

Klo masih bingung juga, jangan sungkan kontak saja support antmediahost.com.

 

Fungsi Dan Manfaat File .htaccess

Apakah Fungsi File .htaccess ?

Fungsi .htaccess adalah sebuah file yang mengatur bagaimana mengatur sebuah script php yang berada dalam sebuah server/hosting. File ini berupa file text sederhana dalam format ASCII.

Kapan Anda Membutuhkan File .htaccess ?

Pada saat anda membuat sebuah script php yang membutuhkan function tertentu biasanya anda membutuhkan sebuah file .htaccess.

Dimana Lokasi File .htaccess Disimpan ?

File .htaccess ini disimpan didalam sebuah folder berisi script php yang membutuhkan function tertentu. Jadi file .htaccess ini bisa disimpan dimana saja sesuai dengan kebutuhan anda.

Manfaat File .htaccess ?

Beberapa point berikut ini yang sering digunakan pada saat membuat file .htaccess :

Mengubah default halaman index pada folder tertentu
Memproteksi folder dengan memberikan password
Melakukan Redirect secara otomatis baik ke domain lain ataupun ke url tertentu
Membuat halaman Error 404 (halaman tidak ditemukan) versi kamu sendiri
Memblokir pengunjung dengan IP Address tertentu
Mengubah ekstensi URL atau permalink pada WordPress
Mengubah atau mengaktifkan fungsi dan nilai php.ini, dll

Cara Merubah Versi PHP Pada cPanel

Cara Merubah Versi PHP Pada MultiPHP Manager

Dengan adanya fitur MultiPHP Manager pada cPanel terbaru ini kita sangat di mudahkan dalam pemilihan versi PHP yang ingin kita gunakan pada hosting.

Berikut cara penggunaannya :

1. Login pada account cPanel hosting anda.

2. Plih menu MultiPHP Manager 

3. Lalu anda akan melihat versi PHP yang digunakan domain anda.

4. Pilih nama domain yang ingin anda rubahversi PHP nya, lalu pilih versi PHP yang ingin anda gunakan.

Selamat mencoba.

Promo Hosting Akhir Tahun – Upto 50%

Hallo sahabat ant.
Udah akhir tahun gini pasti kamu lagi cari-cari discount kan? Nah kebetulan dong antmediahost punya discount yang gatanggung-tanggung loh, discountnya 50% (syarat dan ketentuan berlaku) kapan lagi ya kan dapat discount 50% gitu dan ALL PRODUCT loh. Ngiler kan ayo ngaku…?

Kalian cukup masukkan kode promo EndYearSale ketika order, gampang banget kan?

Nih aku kasih tau product apa aja sih yang dapet promo.

  1. WordPress Hosting dengan Order Minimum paket 1GB
  2. Premium Hosting
  3. Corporate Hosting
  4. VPS

Tapi ada syarat dan ketentuannya yaa temen-temen, yuk kita simak.

  • Promo berlaku untuk 1 tahun pertama
  • Pada product free domain, diskon tetap berlaku
  • Berlaku hingga 31 Desember 2018

Ringan kan syarat dan ketentuannya hihi.

Yuk order sekarang juga di www.antmediahost.com dan jangan lupa di masukin kode promonya yaa EndYearSale

Apasih Hubungan Antara Domain dengan Hosting? Yuk, Simak!

Memiliki/membeli sebuah nama domain ibarat Anda membeli sebuah papan nama toko. Di mana sebuah papan nama toko dapat Anda beli pada orang atau perusahaan yang menerima jasa pembuatan papan nama billboard, neon box, dll. Perusahaan pembuat papan nama ini ibarat dari registrar/tempat beli domain.

Lantas dengan hanya memiliki sebuah papan nama toko, apakah toko Anda sudah bisa langsung beroperasi? Tentu saja tidak, karena Anda masih perlu sebuah tempat untuk menyimpan dan memamerkan barang-barang yang Anda jual. Anda perlu sebuah tempat agar orang-orang bisa datang berkunjung untuk melihat-lihat dan membeli barang yang Anda jual.

Sehingga kemudian Anda memutuskan untuk menyewa sebuah kios yang ada di salah satu Mall. Anda mendekorasi kios Anda sedemikian rupa sehingga terlihat menarik dan berbeda dengan kios-kios lain yang ada di Mall tersebut. Anda juga memasang papan nama toko yang sudah Anda beli sebelumnya di bagian depan kios Anda. Nah, kios inilah ibarat dari website Anda. Sedangkan proses Anda memasang papan nama toko ibarat dari transfer DNS.

Sedangkan Manajemen Mall yang menyewakan kios-kios lengkap dengan berbagai infrastuktur yang diperlukan adalah ibarat dari perusahaan Web Hosting. Kios yang Anda sewa tentu memiliki fasilitas seperti ukuran tertentu (misal 3×3 meter), daya listrik, jaringan telepon, jaringan internet, AC, lampu penerangan, dll. Fasilitas kios ini ibarat dari fitur-fitur Hosting. Sedangkan gedung Mall yang dikelola oleh Manajemen Mall ibarat dari Komputer Server website Anda.

Jadi setelah Anda memiliki sebuah domain, langkah selanjutnya adalah meletakkan domain tersebut pada sebuah hosting, kemudian Anda bisa mulai membangun website Anda.

Lokasi File Hosts Pada Windows 7 & 10

Fungsi file hosts

File hosts berfungsi untuk menetapkan alamat IP untuk domain yang diakses dari komputer anda. Mengedit file hosts berguna jika Anda ingin membuat mengarahkan custom domain, memblokir salah satu situs web atau anda yang ingin mempercepat proses propagasi DNS dari domain ke hostingnya.

Lokasi file hosts

Berikut adalah cara merubah file hosts pada Windows 7 dan 10 :

  • Edit file hosts menggunakan notepad. File tersebut belokasi pada path berikut : C:\Windows\System32\Drivers\etc

  • Lalu tambahkan ip dan nama domain pada file hosts tersebut, berikut contoh nya :

Setelah itu save As Administrator.

Mudahnya Migrasi Data Hosting ke Antmediahost

Hallo Sobat Ant,

Bagi kalian yang sudah terlanjur mempunyai mempunyai hosting di tempat lain tapi sangat tertarik dengan produk Antmediahost dan ingin datanya dipindah semua ke Antmediahost, Don’t Worry ! Kami akan senantiasa membantu untuk migrasi datanya tersebut.

Berikut adalah cara praktis bagai anda yang ingin migrasi data hosting ke AntMediaHost :

1. Pastikan Domain dan Hosting di provider lama statusnya aktif ya.

2. Silahkan lakukan pemesanan hosting sesuai kapasitas yang diinginkan. Minimal dengan kapasitas yang bisa menampung data yang sudah ada

3. Pada halaman “Choose a Domain” Nama Domain utama harus sama dengan Nama Domain Hosting di provider lama. Pilihan yang bisa anda ambil adalah

  • Transfer your domain from another registrar. Ini dipilih jika domainnya pun ingin dipindahkan ke Antmediahost. Untuk tahapan dan ketentuan transfer domain bisa dibaca DISINI.
  • I will use my existing domain and update my nameservers. Ini dipilih jika tanpa memindahkan domain. Catatan : Nanti diperlukan update nameserver untuk domainnya agar mengarah ke server di Antmediahost.

4. Jika pemesanan hosting sudah dibuat, silahkan lakukan pembayaran sesuai dengan invoice yang sudah kami kirimkan agar hosting dapat secepatnya diaktivasi.

5. Setelah hosting baru anda di Antmediahost sudah aktif, silahkan hubungi teknikal support kami melalui Live Chat atau dengan membuat Support Ticket. Sampaikan permohonan untuk Migrasi Data Hosting dan informasikan username dan password cpanel di provider lama.

6. PENTING! Semua data (termasuk email & DNS) akan terpindah seluruhnya jika Hosting sebelumnya menggunakan cPanel. Namun, jika menggunakan sPanel/panel admin lainnya, maka email dan DNS tidak ikut terpindah.

Nah, sampai disini tugas anda sudah selesai. Team teknikal support kami akan membantu anda untuk proses Migrasi Data Hostingnya ke Antmediahost. Mudah, bukan?

Salam,

Team Antmediahost

Need help? Chat via Whatsapp