Archive

DirectAdmin – Cara Setting Vacation Message

Hallo sahabat ant,

Kali ini kami akan memberikan tutorial bagaimana cara setting vacation message pada directadmin. Apa sih fungsi dari vacation message itu ????, vacation message berfungsi mirip autoresponder, hanya saja pada vacation message terdapat fitur untuk menentukan waktu mulai dan berakhir autorespondernya.

Vacation message biasanya digunakan ketika masa liburan sehingga ketika ada orang/client yang mengirim email maka secara otomatis akan dibalas dengan informasi libur dan kapan kantor akan kembali aktif.

Berikut tutorial cara setting Vacation Message ;

  • Silahkan login pada akun DirectAdmin anda.
  • Lalu pilih menu vacation message.

  • Pada halaman selanjutnya klik SET VACATION MESSAGE.

  • Kemudian selanjutnya setting sesuai dengan keinginan anda.
    A : Pilih akun anda yg ingin digunakan.
    B. Isi pesan vacation messsage yg nantinya akan di terima oleh sipengirim email.
    C. Setting kapan vacation message ada mulai berlaku dan berakhir.

 

  • Jika sudah pilih Create di bagian bawah kanan .

 

Sekian tutorial cara setting Vacation Message, jika mengalami kesulitan silahkan hubungi team support kami.

Silahkan Mencoba, Terima Kasih.

DirectAdmin – Tutorial Setting Auto Responders Email Pada DirectAdmin

Hallo sobat ant,

Kali ini kita mau share tutorial bagaiana cara setting autorespon email pada DirectAdmin.

Sebelum ke tutorial kita akan sebutkan salah satu manfaat dari autorespon tersebut terutama pada email. Salah satu kegunaan autorespon pada email ini diantaranya, Menjaga komunikasi antara anda dengan client anda sendiri terutama pada bisnis online, Selain itu juga akan memberikan dampak positif pada bisnis anda, dan masih banyak manfaat dari AutoResponders itu sendiri.

 

Berikut tutorial cara mensetting AutoResponders pada panel DirectAdmin ;

  • Silahkan login pada account DirectAdmin anda
  • Kemudian pilih menu Autorespondeers pada kategori E-Mail.

  • Kemudian pilih CREATE NEW AUTORESPONDER.

  • Pada halaman selanjutnya isi bagian-bagian dibawah ini dengan sesuai data anda ;
    responder Address isilah dengan alamat email anda yang ingin di setting autorespondernya.
    responder Message isi dengan pesan auto responder emailnya yg ingin anda tambahkan.
    sent a CC to isi dengan email penerima lainnya yang nantinya akan mendapatkan informasi autoresponder emailnya. Berikut contohnya seperti gambar dibawah ini. Kemudian pilih Create jika semua sudah di isi dengan kebutuhan anda.

  • Berikut akan menampilkan halaman selanjutnya, yang berarti Autoresponders telah berhasil di setting.

Silahkan mencoba, Terima Kasih.

DirectAdmin – Cara Mudah Ganti Password Email

Hallo sahabat ant,

Kali ini kami akan memberikan tutorial cara mengganti password email pada DirectAdmin dengan sangat mudah, Berikut tutorialnya ;

  • Pertama silahkan login ke account DirectAdmin anda.
  • Kemudian pilih menu E-mail Accounts.

  • Pada halaman selanjutnya klik change pada kolom Password/Quota, tentunya pada account email anda seperti pada contoh yg sudah kami berikan pada gambar berikut ini.

  • Lalu isi password baru anda pada kolom Enter New Password, dan masukan kembali password yg sama pada kolom Re-Enter Password. Jika sudah klik Modify di bawah kanan.

  • Jika password berhasil diganti, akan terlihat info password baru anda seperti gambar berikut ini.

  • kemudian click HERE to go back pada halaman tersebut.

 

Sekian tutorial cara ganti passord email pada DirectAdmin. Sangat mudah bukan ?

Silahkan mencoba, Terima Kasih .

DirectAdmin – Cara Setting Email Forwarders

Hallo Sobat Ant,

Kamu punya akun email berapa ? Yakin dong lebih dari 1 ? Biasanya, ada pembagian email khusus media sosial, email pribadi dan email kerjaan. Nah, kadang kita jadi malas untuk cek email tersebut satu-persatu. Maka dari itu penyedia Mail Server termasuk control panel hosting menyediakan fitur yang disebut Email Forwarders. Dimana email yang diterima oleh akun email A bisa kita kirimkan otomatis ke akun email B sebagai salinan.

Di DirectAdmin control panel, cara setting Email Forwarders ini cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya :

  1. Silahkan login ke DirectAdmin control panel kamu.
  2. Di bagian Email pilih menu Forwarders.
  3. Selanjutnya di halaman Email Forwarders, klik menu Create New E-Mail Forwarders.
  4. Isikan Email Hosting kamu di bagian Forwarder Name. Lalu email tujuan diisikan di Destination Email. 
  5. Untuk email tujuan/Destination Email bisa lebih dari satu. Penulisannya cukup dipisah dengan tanda koma ( , ).
  6. Klik Create dan tunggu sistem untuk memprosesnya hingga layar berikutnya menampilkan notifikasi berhasil atau tidaknya proses setting email forwarders tersebut.

 

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Mail Server Pribadi

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Mail Server Pribadi

Menggunakan mail server pribadi bukan mail server dari penyedia platform-platform gratis seperti Google, dan Yahoo, tentunya memiliki keuntungan tersendiri. Apa saja kelebihan dan manfaat dari menggunakan mail server sendiri?

  • Memiliki nama email sendiri
    Untuk suatu perusahaan merupakan suatu penguatan brand dari perusahaan, karena dengan penggunaan brand domain email yang khusus.
  • Lebih menghemat bandwith
    Tentunya menggunakan mail server sendiri yang digunakan khusus untuk jaringan private, misalnya digunakan hanya untuk email karyawan perusahaan Anda, tentu akan lebih menghemat penggunaan bandwidth perusahaan. Artinya mail server tersebut hanya digunakan oleh internal karyawan perusahaan Anda. Semakin sedikit pengguna mail server, tentunya bandwidth yang diperlukan juga akan semakin sedikit bukan? Selain itu, menggunakan mail server pribadi juga menguntungkan pada saat terjadi kemungkinan server down atau crash karena banyaknya user yang mengakses email pada saat yang bersamaan, kemungkinannya juga akan semakin sedikit.
  • Lebih cepat & efisien
    Memiliki private mail server akan berdampak pada minimnya resiko email yang tidak terkirim karena berbagai faktor dan alasan baik pengaruh dari server itu sendiri maupun program dan aplikasinya. Selain itu memiliki mail server pribadi lebih cepat dalam proses pengiriman serta penerimaan email karena traffic yang relatif lebih ‘sepi’ jika dibandingkan dengan mail server gratis dan publik. Hal inilah yang dapat membuat Anda tidak akan menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengurus keperluan email.
  • Mudah mengatur account
    Memiliki mail server sendiri tentu akan lebih mudah dalam pengaturan dan konfigurasi email. Akun-akun email yang dimiliki juga tentu lebih mudah dalam pengoperasian, pengaturan, serta maintenancenya.
    Jika terjadi hal-hal diluar dugaan, bisa langsung ditangani sendiri
    Ini kelebihan yang membuat private mail server lebih diminati oleh para pelaku bisnis dan pemilik perusahaan. Memiliki mail server sendiri akan lebih mudah dalam penanganannya. Karena tentu Anda mengetahui bagaimana cara menghubungi team support dari third party penyedia mail server tersebut. Hal ini lebih mudah jika dibandingkan Anda harus menghubungi team support Google atau Yahoo untuk keluhan, pengaduan, serta penanganan yang cepat.
  • Lebih private dan aman
    Memiliki private mail server sendiri tentu artinya memiliki jaringan sendiri yang digunakan oleh internal user yang yang menggunakan mail server tersebut untuk urusan pekerjaan. Private mail server yang digunakan oleh user pun akan lebih aman karena penggunaan dan pengelolaan hanya digunakan oleh jaringan internal.

Kekurangan Mail Server Pribadi

  • Tidak Praktis Dari Segi Infrastruktur
    Kita harus menyiapkan infrastruktur sendiri yang biasanya terdiri dari koneksi internet dan server. Biasanya beberapa perusahaan mereka berlanganan colocation server di beberapa data center penyedia service colocation, jadi mereka hanya perlu menyiapkan server nya saja, untuk akses internet sudah diberikan oleh penyedia layanan colocation.
  • Management Server
    Jika anda memutuskan untuk memiliki mail server pribadi tentu anda harus sudah tau cara setting dan configurasi server tersebut, dari sisi OS dan aplikasi pendukung untuk aktifitas mail server. Management server ini mencakup mengatur backup secara berkala, monitoring antrian email, menghindari aktifitas SPAM dll. Tapi biasanya perusahaan-perusahaan besar mereka tidak mau dipusingkan dengan hal ini, mereka tinggal menyewa service manage server pada provider colocation yang bekerja sama dengan mereka.
  • Aktifitas SPAM
    Berhubungan dengan point ke dua diatas, aktifitas SPAM ini yang harus sangat di hindari bagi mail server, untuk itu diperlukan kemampuan dan skill lebih untuk menghindari hal ini.

Fungsi dan Perbedaan SMTP, POP3 dan IMAP

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai fungsi SMTP, POP3 dan IMAP baiknya kita membahas terlebih dahulu apa itu mail server.

Pengertian Mail Server

Mail server adalah sebuah server atau layanan internet berbasis cloud computing yang digunakan untuk mengirim dan menerima email dalam satu jaringan server mail yang sama. Mail server dapat mengumpulkan, mengolah, dan mengirim data-data serta informasi dalam bentuk email / surat elektronik dengan menggunakan domain email khusus atau domain email tersendiri. Mail server menggunakan dasar layanan client-server, dimana client dapat mengakses server email melalui aplikasi.

Ada tiga protocol utama dalam mengirimkan email melalui mail server, yaitu :

Protocol SMTP
Simple Mail Transfer Protocol atau SMTP digunakan untuk berkomunikasi dengan server guna mengirimkan email dari lokal email ke server, sebelum akhirnya dikirimkan ke server email penerima. Proses ini dikontrol dengan Mail Transfer Agent (MTA) yang ada dalam server email Anda.

Port SMTP :
Port 25 – Port tanpa dienkripsi
Port 426 – Port SSL/TLS, nama lainnya SMTPS

POP3
Post Office Protocol V3 atau POP3 merupakan protokol client/server dimana email dikirimkan dari server ke email lokal. Digunakan untuk berkomunikasi dengan email server dan mengunduh semua email ke email lokal (seperti Outlook, Thunderbird, Windows Mail, Mac Mail, dan sebagainya), tanpa menyimpan salinannya di server. Biasanya, dalam aplikasi email terdapat pilihan untuk tetap menyimpan salinan email yang diunduh pada server atau tidak.

Apabila Anda mengakses akun email yang sama dari perangkat berbeda, kami sangat merekomendasikan Anda untuk menyimpan backup. Hal ini perlu dilakukan sebagai langkah antisipasi, semisal perangkat kedua tidak mengunduh email, sementara perangkat pertama sudah menghapusnya.

Port POP3 :
Port 110 – Port tanpa dienkripsi
Port 995 – Port SSL/TLS, nama lainnya POP3S

Kelebihan Menggunakan POP3

  • Ketika email sudah diunduh melalui aplikasi local mail di komputer, Anda tidak perlu terhubung ke internet apabila Anda ingin membukanya kembali.
  • Kebanyakan tidak ada ukuran limit untuk email yang dikirim dan diterima.
  • Dapat membuka file attachment dengan cepat .
  • Tidak ada ukuran maksimal untuk mailbox, kecuali harddisk komputer Anda penuh.

Kekurangan Menggunakan POP3

  • Jika JavaScript pada email reader diaktifkan, email phishing dengan embed JavaScript dapat terbaca di email.
  • Semua pesan akan disimpan di komputer. Hal ini dapat mengurangi space pada harddisk komputer.
  • Semua file attachment diunduh dan disimpan dalam komputer. Karenanya, potensi komputer terinfeksi virus dari email lebih besar.
  • Folder email terkadang hilang. Jika ini yang terjadi, upaya restore cukup sulit dilakukan.

IMAP
IMAP  Internet Message Access Protocol adalah merupakan protokol komunikasi dua arah sebagai perubahan yang dibuat pada local mail yang dikirimkan ke server. Pada dasarnya, isi email tetap berada di server. Protokol IMAP lebih direkomendasikan oleh penyedia email seperti Gmail dibandingkan menggunakan POP3.

Dalam IMAP, email disimpan di server. ketika Anda akan mengecek email, local mail akan menghubungi server untuk menampilkan pesan email. Sehingga untuk file pesan email tetap berada di server dan tidak didownload ke email lokal.

Port IMAP :
Port 143 – Port tanpa dienkripsi
Port 993 – Port SSL/TLS, nama lainnya IMAPS

Kelebihan Menggunakan IMAP

  • Anda dapat mengakses email dari mana saja melalui perangkat berbeda.
  • Email dapat diakses melalui web browser tanpa aplikasi mailclient.
  • Anda hanya mengunduh pesan yang ingin dibuka, sehingga tidak perlu menunggu semua pesan diunduh.
    Attachment tidak secara otomatis diunduh oleh IMAP, sehingga email dapat diakses lebih cepat. Anda juga dapat memilih attachment tertentu yang ingin Anda buka.
  • Banyaknya pengguna mobile dewasa ini mengakibatkan IMAP lebih banyak digunakan. Hal ini dikarenakan file dari pesan email tersimpan dalam server dan Anda hanya tinggal mengaksesnya saja.

Kekurangan Menggunakan IMAP

  • Ada beberapa layanan hosting yang tidak mendukung IMAP.
  • Email disimpan pada server sehingga mengurangi disk space hosting.
  • Email dengan IMAP hanya dapat diakses ketika terkoneksi internet.

Fungsi, Pengertian dan Cara Kerja Mail Server

Di era digita ini salah satu yang tidak boleh dilupakan didalam semua bidang pekerjaan adalah penggunaan email. Email atau elektronik mail merupakan sebuah kebutuhan yang tidak terpisahkan dari manusia dalam sektor pekerjaan, bisnis, individu, maupun perusahaan-perusahaan besar. Khususnya bagi perusahaan besar, email menjadi kebutuhan yang sangat krusial dan utama dari sebuah komunikasi bisnis. Untuk berkomunikasi secara profesional antar para pelaku bisnis, tentu menggunakan email. Karena komunikasi dengan aplikasi chatting akan dirasa kurang pas jika diterapkan untuk perjanjian kerja, mengirimkan surat penawaran, surat lamaran, appointment untuk meeting, dan lain sebagainya. Begitulah email menjadi kebutuhan yang cukup penting bagi industri bisnis dan pekerjaan.

Pengertian Mail Server

Mail server adalah sebuah server atau layanan internet berbasis cloud computing yang digunakan untuk mengirim dan menerima email dalam satu jaringan server mail yang sama. Mail server dapat mengumpulkan, mengolah, dan mengirim data-data serta informasi dalam bentuk email / surat elektronik dengan menggunakan domain email khusus atau domain email tersendiri. Mail server menggunakan dasar layanan client-server, dimana client dapat mengakses server email melalui aplikasi.

Ada tiga protocol utama dalam mengirimkan email melalui mail server, yaitu :

1. Protocol SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
2. POP3 (Post Office Protocol V3)
3. IMAP SMTP.

(Informasi dan fungsi dari ketiga tipe protokol tersebut akan kami buatkan dalam artikel terpisah)

Apa Saja Komponen Mail Server ?

Hal ini penting dimiliki oleh sebuah mail server agar dapat berfungsi maksimal dalam proses menerima dan mengirim email dengan lancar. Pada dasarnya mail server memiliki dua aplikasi yaitu SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), dan POP (Post Office Protocol). Namun selain itu, mail server memiliki beberapa hal yang penting sebagai komponen dasar pendukung serta pengoperasiannya. Beberapa komponen yang biasanya dimiliki oleh mail server ada tiga, yaitu sebagai berikut :

MUA (Mail User Agent)
MUA memiliki beberapa program utama terkait dengan proses membaca dan membuat email. Jadi MUA bertugas sebagai program untuk membaca email, menerima, serta perintah-perintah untuk membuat dan mengirimkan pesan. MUA disebut juga sebagai email reader atau pembaca email, karena fungsi utamanya adalah perintah-perintah dalam email seperti menerima email, serta mengirim balasan email. Ada beberapa MUA yang juga dilengkapi dengan Multipurpose Internet Mail Extension (MIME), yaitu program yang digunakan untuk mengirimkan email yang berisi file atau attachment-attachment tertentu.

MTA (Mail Transport Agent)
MTA adalah salah satu komponen mail server yang bertugas untuk mengurus bagian program pengiriman email. MTA akan melakukan fungsi-fungsi yang harus dilakukannya antara lain adalah menerima dan memproses pesan-pesan email yang masuk melalui berbagai macam jaringan, menentukan alamat tujuan sebagai bahan pertimbangan bagaimana cara mengirimkan sebuah pesan email tersebut, serta menggunakan daftar distribusi untuk mengirimkan salinan pesan.

MDA (Mail Delivery Agent)
MDA merupakan bagian program dari mail server yang bertugas sebagai agen pengiriman pesan email. MDA memiliki dua komponen utama, yaitu sebuah database yang berisi saluran atau jaringan untuk mengirimkan pesan, serta yang kedua adalah delivery agent yang bertugas untuk mengirimkan pesan email sesuai dengan jaringan yang dipilih.

Bagaimana Cara Kerja Web Mail Server ?

Mail server memiliki dua server yang berbeda fungsinya, yaitu server yang berfungsi sebagai outgoing server (sending email) serta yang kedua adalah incoming server (receiving email). Outgoing server dihandle oleh server SMTP pada port 25. Sedangkan incoming server dihandle oleh POP3 pada port 110 atau IMAP pada port 143. Port adalah semacam konektor yang berfungsi untuk konektor atau pintu buka tutup akses, koneksi, serta distribusi dan transmisi data dari komputer satu ke komputer maupun jaringan lainnya.

Bagaimana cara pengiriman dan penerimaan email ?

Tentu cara kerja email ini bervariasi tergantung dari program dan aplikasinya.
Proses mengiriman email melalui TCP/IP dapat dianalogikan sebagai berikut :

Sender -> user agent -> waiting list email -> MTA -> user mailbox -> user agent -> receiver

Cara kerja mail server secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut, pada awalnya email-email yang telah dikirimkan oleh sender, maka akan dikumpulkan dan disimpan menjadi satu file dalam database mail server. Pengelompokkan ini berdasarkan atas tujuan email. Dalam sebuah email yang dikirimkan tentu telah terdapat informasi tentang tujuan penerima email dan asal email sender tersebut, serta informasi tanggal dan waktu pengiriman email. Ketika receiver email membaca email dari pengirim email, itu artinya penerima email tersebut telah mengakses mail server dan membaca pesan / file yang tersimpan dalam database mail server yang ditampilkan melalui aplikasi dan browser oleh user tersebut.

Fungsi Mail Server

Fungsi utama mail server adalah sebagai program yang mengatur agar email dapat dikirim oleh pengirim email dan diterima oleh penerima email dengan aman, cepat, dan tanpa kendala. Mail server juga digunakan untuk mengatur penerimaan, pengolahan, pengaturan, serta penyalur proses respon atas email-email yang masuk kedalam kotak masuk pesan. Tujuan dari layanan dan program mail server itu sendiri adalah membuat jaringan dan koneksi transportasi email menjadi lebih aman, cepat, tanpa gangguan, dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, fungsi utama dari program mail server adalah sebagai aplikasi yang dapat digunakan untuk menginstall email. Oleh sebab itu, aplikasi mail server sangat penting untuk digunakan dan dimanfaatkan yaitu untuk mengatur jalannya proses distribusi email serta program untuk merespon setiap email yang masuk maupun keluar.

Contoh Mail Server

Pada dasarnya mail server bekerja dalam mode client server. Maka dari itu, ada beberapa aplikasi dan program mail server yang dapat dibedakan berdasarkan komponennya menjadi tiga macam, yaitu sebagai berikut :

Komponen Mail Transfer Agent (MTA)
contohnya : aplikasi Sendmail, Postfix, Exim, Qmail, MAilX, Pine, dan Netscape.

Komponen Mail Delivery Agent (MDA)
contohnya : mail server yang berfungsi mendistribusikan email yang datang ke MTA sesuai mailbox masing-masing user.

Komponen Mail User Agent (MUA)
contohnya : Thunderbird, Outlook, Eudora Mail, Kmail, dan Evolution.

Jenis-Jenis Mail Server

Mail server memiliki berbagai jenis-jenis tertentu berdasarkan sistem pengoperasian dan programnya. Beberapa jenis mail server diantaranya adalah sebagai berikut :

Sendmail
Sendmail adalah sistem mail server yang paling standar dan banyak digunakan pada sistem operasi Linux/Unix.

Postfix
Postfix merupakan mail server yang dibuat berdasarkan hasil pengembangan dari server Sendmail. Bedanya, Postfix dapat dijalankan pada sistem operasi Linux/Unix serta Mac OS X. Postfix ini diharapkan dapat menggantikan server dari Sendmail.

Qmail
Qmail adalah mail server yang disebut-sebut sebagai server teraman dalam sistem operasi mail server. Hal ini dikarenakan Qmail belum memiliki sedikitpun celah keamanan yang dapat mengganggu maupun merusak kinerja mail server tersebut. Qmail telah banyak digunakan oleh penyedia email besar seperti Hotmail dan Yahoo.

Cara Setting Email Account di Microsoft Outlook

Hallo Sobat Ant,

Bagi sebagian orang sedikit malas untuk buka email via webmail dengan berbagai alasan. Nah, kali ini kami akan memberikan tutorial cara setting email account kita di Microsoft Outlook yang biasa sudah include di paket Microsoft Office yang kalian install.

Dalam tutorial ini digunakan Microsoft Outlook 2010. Kita akan bahas 2 metode yaitu Automatic dan Manual konfigurasi. Juga akan dijelaskan perbedaan konfigurasi untuk protokol IMAP dan POP3. Bagi yang belum tahu perbedaan antara IMAP dan POP3 bisa dilihat DISINI.

Oke, mari kita simak berikut tutorial lengkapnya :

  1. Silahkan email anda via webmail yang biasanya dapat diakses di namadomain/webmail .
  2. Di bagian pojok kanan atas disamping “Logout”, klik dropdown-nya dan pilih “Configure Mail Client”. 
  3. Akan ditampilkan informasi detail untuk konfigurasi email untuk aplikasi/software mail client. Disana akan terlihat juga beberapa versi aplikasi mail client yang bisa menggunakan Automatic Configuration

Untuk Microsoft Outlook 2010 akan dijelaskan untuk Automatic Configuration dan Manual Configuration.

Automatic Configuration

  1. Jika anda baru saja membuka Microsoft Outlook 2010 makan akan ada tampilan “Startup”. Klik next saja dan tampilan berikutnya berupa konfirmasi konfigurasi email account. Pilih Yes dan klik Next.
  2. Tampilan berikutnya adalah untuk memilih antara Automatic Configuration dan Manual Configuration. Pilih E-mail Account dan isikan informasinya. Jika sudah, klik Next
  3. Jika aplikasi mail client kita memang support Automatic Configuration maka akan muncul informasi bahwa konfigurasi berhasil dan biasanya otomatis menggunakan protokol IMAP. Klik Finish dan langkah Automatic Configuration cukup sampai disini. Email anda sudah bisa anda gunakan. 

Manual Configuration

  1. Pada bagian Add New Account pilih “Manually Configure … “. Klik Next
  2. Pada tampilan “Choose Service” pilih Internet E-mail, klik Next. Pada halaman berikutnya isikan informasi setting email account sesuai dengan yang kita dapatkan di informasi Configure Mail Client di webmail seperti yang sudah dijelaskan dibagian awal tutorial ini. Disini juga anda tentukan akan menggunakan protokol IMAP atau POP3.
  3. Setelah terisi dengan benar, jika anda menggunakan Non-SSL setting langsung saja klik Test Account Settings. Jika kedua test dinyatakan Completed dan tidak ada error itu berarti konfigurasi email anda telah berhasil. Klik Finish untuk menyelesaikannya.
  4. Jika anda menggunakan SSL setting maka klik More Settings.  Di bagian Outgoing Server ceklist My outgoing server (SMTP) requires authentication dan pilih pilihan yang pertama.
  5. Selanjutnya klik tab Advanced. Ceklist pilihan SSl di incoming dan outgoing (SMTP). Tuliskan port sesuai dengan informasi di webmail. Jika anda menggunakan protokol POP3 maka dibagian bawah bisa ditentukan mengenai status email di server. Jika sudah selesai, Klik OK.
  6. Klik Test Account Settings. Jika kedua test dinyatakan Completed dan tidak ada error itu berarti konfigurasi email anda telah berhasil. Klik Finish untuk menyelesaikannya.

Demikian tutorial Setting Email Account di Microsoft Outlook. Belum tau cara buat Email Account di Cpanel? Ikutin tutorial cara membuatnya DISINI.

Semoga apa yang sudah dijelaskan diatas dapat dipahami dengan baik. Jika ada hal yang perlu ditanyakan silahkan hubungi Teknikal Support kami.

Salam,

Antmediahost

 

Cara Setting PHP Mailer Menggunakan SMTP Gmail

Kirim email menggunakan script fungsi PHP mail adalah fitur yang sering digunakan untuk aplikasi berbasis web. Pada dasarnya, fungsi mail dalam PHP digunakan untuk mengirim email dari script PHP. Cara termudah untuk mengirim email di PHP dengan SMTP adalah dengan menggunakan library PHPMailer. PHPMailer memberikan kemampuan untuk mengirim email melalui server SMTP di PHP. Beragam pilihan konfigurasi library PHPMailer memungkinkan kita untuk mengirim email teks, email HTML, dan lampiran.

Jika anda menggunakan shared hosting, saat anda mengirim email menggunakan fungsi PHP mail, email tersebut dikirim melalui mail server ditempat hosting anda berada. Tetapi bagaimana jika anda ingin menggunakan fasilitas email dari external, dalam hal ini adalah Gmail atau Google Suite? berikut akan coba kami berikan cara untuk melakukan hal tersebut.

Jika anda ingin menggunakan Gmail SMTP untuk mengirim email, anda harus melakukan beberapa perubahan dalam pengaturan account Google anda.

Berikut langkah untuk menggunakan Gmail SMTP di library PHP Mailer :

  • Login pada Account Google anda
  • Masuk ke menu Sign-in & security lalu pilih Apps with account access

 

 

 

 

 

 

 

  • Aktifkan fitur Allow less secure apps

Setelah itu silahkan anda tentukan sendiri account Gmail anda seperti alamat email, password, SMTP host dan port.

Silahkan mencoba

Perbedaan POP3 dan IMAP

Hallo sobat Ant,

Ada saatnya untuk kenyamanan dan sebagainya kita ingin mengakses email kita menggunakan software mail client seperti Ms. Outlook atau Thunderbird. Nah, ketika akan melakukan setting email kita di mail client tersebut biasanya ada pilihan type account atau type protocol emailnya antara POP3 dan IMAP.

Bingung ? Apa perbedaan keduanya ? Simak penjelelasan berikut ya!

Secara garis besar perbedaan dari keduanya yaitu POP3 (Post Office Protocol version 3) merupakan protokol email yang digunakan untuk mendownload isi email dari server, sehingga untuk membaca isi email harus didownload terlebih dahulu ke email client. Sedangkan IMAP (Internet Message Access Protocol) merupakan protokol standar untuk mengakses email dari server, sehingga untuk membaca email, harus terhubung (online) pada jaringan internet.

Masih bingung ? Detail perbedaannya adalah berikut :

POP 3 :

  • Semua data email disimpan di email client, sehingga bisa dibaca sewaktu-waktu bahkan ketika offline.
  • Ada pilihan untuk tetap menyimpan isi email di server atau langsung menghapus email diserver ketika selesai didownload, atau menghapus email setelah beberapa waktu.
  • Ketika memilih tetap menyimpan isi email di server, pada saat menghapus email di email client, maka tidak berpengaruh dengan data email di server, begitu pula sebaliknya.
  • Outgoing email (email terkirim) hanya tersimpan di email client saja, tidak tersimpan di server.

IMAP :

  • Data email masih tersimpan di server sehingga tidak perlu mendownload semua email.
  • Email yang didownload hanya email yang akan dibaca saja.
  • Email client melakukan sinkron data ke server, seperti menghapus email di email client juga akan menghapus email di server, begitu juga sebaliknya.
  • Sangat mudah dalam mengidentifikasi Email yang belum terbaca.
  • Membutuhkan space email yang cukup besar, karena semua data email disimpan di server.

Nah, itu dia perbedaan antara protokol POP3 dan IMAP. Jadi, sebelum menentukan akan menggunakan yang mana harus dipertimbangkan hal-hal diatas.

Sudah bisa cara setting email di mail client ? Coba simak cara setting email di Ms. Outlook disini.

Salam,

Antmediahost

Need help? Chat via Whatsapp