9 Perintah Dasar Linux

by | Sep 28, 2022

9 Perintah Dasar Linux

Apa itu Linux?

Linux adalah keluarga sistem operasi Unix yang open-source dan didasarkan pada Linux Kernel. Di dalam ‘keluarga’ ini juga termasuk sistem berbasis Linux populer seperti Ubuntu, Fedora, Mint, Debian, dan masih banyak yang lain. Sistem-sistem ini lebih tepatnya disebut sebagai distribusi atau distros.

Sejak pertama kali dirilis pada tahun 1991, nama Linux terus meroket karena sifatnya yang open-source. Penggunanya bebas untuk memodifikasi Linux dan mendistribusikannya dengan memakai namanya sendiri atau dengan kata lain kita bisa bikin sistem oprasi sendiri.

Pendahuluan

Jika mendengar tentang Linux, kebanyakan orang pasti langsung mengacu pada sistem operasi yang kompleks, rumit dan hanya digunakan oleh programmer atau hacker. Padahal Linux tidak semenyeramkan yang dikira selama ini.

Ketika mengoperasikan OS Linux, Anda harus menggunakan shell, yaitu interface yang menyediakan akses ke layanan sistem operasi. Sebagian besar distribusi Linux menggunakan antarmuka pengguna grafis (graphic user interface – GUI) sebagai shell-nya, terutama untuk memberikan kemudahan penggunaan bagi para user, tapi kali ini kita akan menggunakan command-line interface (CLI) karena lebih efektif dan powerfull, alih-alih melihat interface yang dinamis dengan grafis kita hanya akan melihat tulisan-tulisan seperti hacker di film-film.

Gimana sudah mulai tertarik?

Jadi, jika ingin menggunakan Linux terutama menggunakan CLI, Anda wajib tahu perintah dasar Linux. Di artikel AntMediaHost kali ini, Anda akan mempelajari perintah-perintah Linux paling dasar yang wajib diketahui dan akan membantu Anda sebagai pengguna baru untuk menjelajahi Linux.

Perintah Dasar

1. mkdir (buat direktori/folder)

(Make Directory)

Di dalam komputer semua hal baik itu command/perintah, aplikasi atau apapun itu semua tersimpan pada file di dlam folder, nah di linux folder ini disebut direktori. Untuk membuat direktori/folder baru, Anda bisa menggunakan perintah dasar Linux mkdir. Sebagai contoh, jika Anda mengetik mkdir latihan, maka akan muncul direktori baru bernama latihan.

Gimana simpel kan?

2. cd (berpindah antar direktori)

(Change Directory)

Nah kita sudah belajar bagaimana membuat direktori, selanjutnya kita akan belajar cara berpindah dari 1 direktori ke direktori lain.

Nah anggap lah sekarang kita sedang ada di direktori yang sebelumnya kita buat yaitu ‘latihan’ dan anggap kita juga memiliki direktori lain bernama ‘testing’, untuk berpindah dari direktori ‘latihan’ ke direktori ‘testing’ gunakan perintah cd testing, maka adnda pun sudah berada di direktori ‘testing’.

Berikut beberapa jalan pintas (shortcut) untuk memudahkan navigasi:

  • cd .. (dengan dua tanda titik) untuk memindahkan ke satu direktori diatasnya.
  • cd jika ingin langsung membuka direktori home.
  • cd- (dengan tanda penghubung) untuk berpindah ke direktori sebelumnya.

3. pwd (mengetahui lokasi)

Perintah dasar Linux pwd berfungsi untuk mencari path dari direktori (folder) yang Anda gunakan saat ini. Perintah ini akan mengembalikan path yang absolut (penuh), yang pada dasarnya merupakan path semua direktori yang diawali dengan garis miring depan (/). Contoh dari path absolut adalah /home/username.

4. touch (membuat file kosong)

touch adalah perintah dasar Linux yang memperbolehkan Anda membuat file baru yang kosong melalui baris perintah Linux. Sebagai contoh, adnd sedang berada di direktori latihan yang sebelumnya kita buat lalu anda ingin menambah file kosong di direktori tersebut bernama ‘testfile’, maka anda tinggal mengetik perintah touch testfile lalu file dengan nama ‘testfile’ pun jadi, anda juga bisa memberikan ekstensi file tersebut misalnya .txt, .html, .php, atau ekstensi lainnya. Tapi perlu menjadi catatan perintah touch hanya untuk membuat file kosong (tidak ada isinya), dan untuk mengisi file tersebut kita bisa menggunakan perintah lain yang akan kita bahas selanjutnya.

Baca Juga:  Panduan Cara Menghapus Cache Litespeed

5. cat (membuat dan mengedit file)

Jika sebelumnya kita sudah membuat file kosong menggunakan perintah touch, maka kali ini kita akan mengeditnya menggunakan perintah cat. Sebelumnya kita sudah punya file kosong bernama testfile dan sekarang kita akan mengisi file tersebut, silahkan ketik perintah cat > testfile , lalu anda tinggal menambahkan apa yang ingin anda tulis disana misal kita akan memasukan tulisan ‘ini adalah sebuah latihan’ kemudian tekan Enter lalu Ctrl+C, maka kini file kosong tadi sudah memiliki isi berupa tulisan ‘ini adalah sebuah latihan’.

Gimana? gampang kan?

Berikut beberapa cara untuk menggunakan perintah cat:

  • cat > filename untuk membuat file baru.
  • cat > filename_yang_sudah_ada untuk mengedit isi file
  • cat filename untuk membaca isi file
  • cat filename1 filename2>filename3 untuk menggabungkan dua file (1 dan 2) dan menyimpan outputnya di file baru (3).
  • cat filename | tr a-z A-Z untuk mengonversi file ke penggunaan huruf besar atau huruf kecil.

Mungkin sekarang kamu bertanya-tanya kenapa sebelumnya harus menggunakan touch untuk membuat file kosong? padahal kita bisa langsung membuat file beserta isinya menggunakan cat.

Sebenarnya memang bisa saja seperti itu, tapi dalam proses belajar akan lebih baik jika kita memngetahuinya secara keseluruhan, lagipula ga ada ruginya juga kan… hehe

6. cp (copy file)

perintah ini untuk mengcopy file yang ada di satu direktori ke direktori lain. Contoh, sebelumnya kita sudah membuat direktori ‘latihan’ yang sudah kita isi file testfile, nah sekarang kita mau mengcopy file tersebut agar ada di direktori lain yang sudah kita buat yaitu ‘testing’.

Caranya kita tulis perintah cp testfile /home/user/testing, maka file pun telah ada di direktori ‘testing’.

7. mv

Fungsi utama command mv adalah untuk memindahkan file meskipun sebenarnya bisa digunakan untuk mengganti atau mengubah nama file.

Argumen yang ada di mv serupa dengan argumen yang ada di perintah cp. Ketik mv, nama file, dan direktori tujuan. Contoh: mv namafile /home/username/testing.

Untuk mengganti nama file, perintah Linux-nya adalah mv namalama namabaru.

8. rmdir (hapus direktori kosong)

perintah ini bisa digunakan untuk menghapus direktori, namun perintah rmdir hanya bisa menghapus diektori yang kosong.

9. rm (hapus)

jika sebelumnya dengan perintah rmdir hanya bisa menghapus direktori kosong, maka perintah rm bisa digunakan untuk menghapus file dan direktori yang berisi file.

Contoh:

  • rm namafile untuk menghapus file.
  • rm -r namadirektori untuk hapus direktori dan isinya.

Harap berhati-hati saat menggunakan perintah ini, pastikan anda mengetahui direktori mana yang akan dihapus. Karena sekali ini dijalankan, maka tidak bisa dikembalikan seperti sedia kala.

Kesimpulan

Perintah dasar Linux membantu user atau penggunanya untuk menjalankan task dengan mudah dan efektif. Memang bukan hal yang mudah untuk mengingat semua perintah Linux di atas. Namun, semuanya akan teratasi bila Anda terus berlatih dan berlatih. So, keep learning….

Zivana Latisha
Zivana Latisha

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *