Klasifikasi Tier Data Center

Apr 18, 2022

Domain .id 250.000 IDR/tahun

Halo Sobat Antmediahost

Sering kali Sobat menemukan istilah Tier Data Center dalam spesifikasi layanan dedicated server maupun colocation server. Pada kesempatan ini kami akan menjelaskan mengenai Rated atau Tier Data Center tersebut.

Apa Tier Data Center itu ?

Tier Data Center adalah sistem klasifikasi tier pada data center secara konsisten melakukan evaluasi terhadap berbagai infrastruktur data center dalam hal kinerja operasional data center tersebut secara menyeluruh,terutama penilaian aksesibilitas atau uptime.

Sehingga sertifikasi tier mencerminkan bahwa data center tersebut dapat terus di akses tanpa gangguan atau tanpa putus, Layaknya sebuah Hotel maka data center juga mempunyai tingkatan yang biasa disebut Tier.

Standarisasi tier data center diklasifikasikan berdasarkan Uptime Institute yaitu lembaga yang menilai tingkatan dan standarisasi pada infrastruktur. Standarisasi tier pada data center merupakan metode untuk mendefinisikan tingkat uptime, ketahanan dan kinerja sebuah data center. Standarisasi Tier dibagi dari 1 sampai dengan 4.

Berikut adalah perbanding klasifikasi tier pada data center :

Rated / Tier 1 :
99.671% Uptime.
Tidak terdapat redudansi.
Tingkat downtime 28 jam per tahun.
Data Center type Tier 1 bisa juga disebut ruang server yang biasa digunakan oleh perusahaan untuk melayani kegiatan operasional perusahaan sendiri. Tier 1 tidak menggunakan sistem redundansi jadi hanya menggukanan 1 jalur upstream provider internet dan listrik.

Selain itu di Tier 1 ini ketersediaan genset, raised floor, UPS, sifatnya opsional. Untuk tindakan preventif maintenance dilakukan dengan cara di shutdown keseluruhannya.

Rated / Tier 2 :
99.741% Uptime
Redundansi pada kelistrikan dan pendinginan
Tingkat downtime 22 jam per tahun
Tier 2 Data Center memiliki spesifikasi yang hampir sama dengan tier 1 namun sudah ada komponen redundant atau sudah memiliki sumber daya cadangan listrik seperti UPS

Selain wajib memiliki UPS, data center Tier 2 harus dilengkapi generator backup sebagai persiapan saat ada pemadaman bergilir dari PLN. Dan diharuskan adanya raised floor. Tindakan preventif maintenance dilakukan shutdown pada power path dan bagian tertentu dari infrastruktur yang memerlukan shutdown saja.

Rated / Tier 3 :
99.982% uptime
Tidak lebih 1.5 jam downtime per tahun
Data Center dengan sertifikasi Tier 3 harus memiliki lebih dari 1 sumber daya listrik dan jaringan (multi network link) sehingga syarat “no shutdown” dapat terpenuhi pada data center tier 3. Tingkat uptime 99.982% atau toleransi gangguan dalam setahun maksimal hanya 1.5 jam saja. Dari sisi ketahanan dalam menghadapi gangguan Tier 3 dikategorikan sebagai tidak rentan terhadap gangguan terencana. Biasanya DC tier 3 ini hampir tidak berbeda dengan performa Data Center Tier 4. Tindakan preventif maintenance dilakukan dengan mengalihkan beban kepada sistem backup saat sistem utama di maintenance.

Rated / Tier 4 :
99.995% uptime per tahun
2N+1 redudansi secara penuh di infrastruktur
6 jam ketahanan terhadap kegagalan kelistrikan
26.3 menit downtime per tahun.
Data Center dengan sertifikasi Tier 4 biasanya digunakan oleh perusahaan skala besar yang tidak masalah dengan budget namum lebih prioritas terhadap uptime server dan kesetabilan jaringan internet.

Dari ke empat tier di atas, yang umum digunakan untuk Data Center webhosting adalah tier 3 dan tier 4.

Nah untuk Sobat yang membutuhkan layanan berkaitan dengan Data Center, Antmediahost mempunyai 2 Alokasi Data Center yang sudah Rated / Tier 3 yaitu di Gedung Cyber Lt.1 Dan Biznet Technovillage.

Dapatkan promo terbaru dan tentunya dengan berbagai pilihan menarik dengan menggunjungi website kami https://www.antmediahost.com/server/colocation-server/

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.