Archive

Menghapus File Besar di Linux

Halo Sobat Ant,

Pada tutorial ini kami akan membahas cara Menghapus File Besar di Linux.

Terkadang Sobat mungkin pernah atau sering menemukan file yang cukup besar didalam terminal Linux. Bagaimana ini bisa terjadi? Kali ini, kita akan melakukan cara bagaimana mengosongkan file dengan bantuan perintah pada linux yang berguna.

Perhatian : Sebelum kita melanjutkan melihat berbagai cara, perhatikan bahwa pada Linux ini semuanya adalah file, Sobat harus selalu memastikan bahwa file yang Sobat kosongkan itu bukan file pengguna atau sistem yang penting. Menghapus konten sistem kritis atau file konfigurasi dapat menyebabkan kesalahan atau kegagalan aplikasi / sistem yang fatal.

Berikut ini adalah cara untuk membersihkan konten file dari baris perintah.

Penting : Untuk keperluan proses cara menghapus file besar ini, kami telah menggunakan file access.log dalam contoh berikut.

Kosongkan Konten File dengan Mengarahkan Ulang ke Null

Kosongkan Konten File dengan Mengarahkan Ulang ke Null
Cara termudah untuk mengosongkan konten file menggunakan shell redirect null(objek tidak ada) ke file seperti di bawah ini:

> access.log

File Kosong Menggunakan Redirection Perintah ‘true’

Di sini kita akan menggunakan simbol :shell-built-in command yang esensi setara dengan true dan dapat digunakan sebagai no-op (tidak ada operasi).

Metode lain adalah dengan mengarahkan output :atau perintah true bawaan ke file seperti:

:> access.log

ATAU

true> access.log

File Kosong Menggunakan utilitas cat / cp / dd dengan / dev / null

Di Linux, null perangkat ini pada dasarnya digunakan untuk membuang aliran output yang tidak diinginkan dari suatu proses, atau sebagai file kosong yang sesuai untuk aliran input. Ini biasanya dilakukan dengan mekanisme pengalihan.

Dan karena itu /dev/nullfile perangkat adalah file khusus yang menghapus semua input yang dikirim atau outputnya sama dengan file kosong.

Selain itu, Anda dapat mengosongkan konten file dengan mengarahkan output /dev/nullke file tersebut (file) sebagai input menggunakan perintah cat :

cat /dev/null> access.log

Selanjutnya, kita akan menggunakan perintah cp untuk mengosongkan konten file seperti yang ditunjukkan.

cp /dev/null access.log

Dalam perintah berikut, if berarti file input dan of merujuk ke file output.

dd if = /dev/null of = access.log

Bagaimana sobat cara menghapus file besar di linux ini? Cukup simple ya. Selamat mencoba!

=== Support Antmediahost ===

Cara Install CSF Firewall di linux

Hallo Sobat Ant, bagi anda yang sudah mulai membutuhkan dan mengharuskan penggunaan server sendiri untuk aplikasi atau web anda, entah itu dimulai dari VPS atau bahkan sudah berupa server fisik. Ada satu hal yang sangat penting dan jangan terlupakan yaitu, Firewall. Salah satu yang akan kita bahas adalah CSF Firewall linux.

Firewall selayaknya diartikan secara bahasa, Firewall ini merupakan sebuah “dinding”. Menutupi bagian dalam area web atau aplikasi kita. Menentukan jendela atau pintu mana atau di dalam sistem istilahnya menentukan port mana yang akan kita buka. Secara default semua OS sudah include firewall, akan tetapi masih sangat bersifat manual dan membutuhkan pengetahuan sysadmin yang lebih baik. Nah, kali ini kami akan membahas cara install CSF Firewall di linux. Dalam tutorial ini di Centos 7.

Baca juga tutorial Cara Install LAMP di Centos 7

Apa itu CSF ? Config Server Security & Firewall atau yang biasa dikenal dengan CSF adalah salah satu konfigurasi atau firewall aplikasi keamanan pada server Linux. Dalam installasi dan penggunaanya CSF dapat dikategorikan mudah, sehingga banyak yang menggunakannya.

Time needed: 5 minutes.

Oke, berikut adalah cara install CSF Firewall di Linux.

  1. Install paket yang dibutuhkan CSF.

    yum install wget perl-libwww-perl.noarch perl-Time-HiRes

  2. Masuk ke direktori /usr/local/src/ dan download file installer CSF menggunakan wget.

    cd /usr/src/
    wget https://download.configserver.com/csf.tgz

  3. Ekstrak file arsip yang sudah didownload dan jalan installasi.

    tar xfz csf.tgz
    cd csf
    sh install.sh

  4. Jika sudah muncul notice  “Installation Completed”, berarti proses installasi CSF berhasil. Silahkan dihapus saja file installasinya.

    cd ..
    rm -Rfv csf/csf.tgz

  5. Untuk mengecek apakah installasinya berjalan dengan baik lakukan perintah ini :

    cd /usr/local/csf/bin/
    perl csftest.pl

    Jika muncul tampilan “RESULT: csf should function on this server“, berarti CSF berjalan dengan baik di server anda.

  6. Sebelum melakukan konfigurasi CSF, kita harus menonaktifkan firewall default dari Centos 7 yaitu firewalld.

    systemctl stop firewalld
    systemctl disable firewalld

  7. File konfigurasi CSF ada di /etc/csf/csf.conf . Edit file tersebut dengan text editor kesayangan anda.

    cd /etc/csf/
    vi csf.conf

    Ubah nilai “TESTING” menjadi “0”.

    lfd will not start while this is enabled
    TESTING = "0"

  8. Lakukan restart service csf.

    csf -r

Nah, sampai disini cara install CSF Firewall di linux dan konfigurasi awalnya selesai. Secara default konfigurasi ini sudah cukup baik untuk menjaga server anda. Di artikel selanjutnya akan kami uraikan beberapa perintah penting di CSF dan konfigurasi tambahan lainnya.
Salam,

Team Antmediahost

[yasr_visitor_votes size=”small”]

Mencari dan Menghapus file berkala di Linux

Hallo Sobat Ant,

Ada kalanya kita mempunyai rentetan file yang selalu bertambah secara berkala seperti contohnya file backup atau file log. Jika proses itu dilakukan dalam sebuah control panel, misal cPanel tentu mereka juga menyediakan fitur auto delete dengan kondisi tertentu.

Nah, klo tanpa panel kita bisa secara berkala delete file itu. Sedikit merepotkan untuk mengecek tiap hari dan menghapus file tersebut secara manual. Atau jika kondisi file sudah banyak dan kita ingin menghapus file-file yang sudah lama, repot juga klo harus mencari dan menghapusnya satu-persatu.

Untuk itu, kali ini ane share cara buat proses mencari dan menghapus file secara berkala berdasarkan usia file tersebut di Linux. Berikut perintahnya :

find /direktori/* -mtime +30 -exec rm {} \;

– direktori = path tempat file-file berada

– /* = berarti semua file yang ada. Bisa juga *.ekstension jika hanya ingin menghapus file dengan ekstension tertentu

– mtime +30 = angka 30 ini berarti file yang sudah berusia diatas 30 hari. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Agar proses tersebut berjalan secara berkala, tentu saja jalankan perintah itu di cron. Tentukan kapan perintah tersebut akan dijalankan.

Bagaimana sobat cara mencari dan menghapus file secara berkala di linux ini? Cukup simple ya. Selamat mencoba!

=== Support Antmediahost ===

Live Chat Via Whatsapp